Artikel

Dapersi Konversi Menjadi Dapersi Syariah, Dana Pensiun (DPPK) Syariah Pertama di Indonesia

 

Oleh : Siti Suryani Zn.

Alhamdulillah melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-115/D.05/2018 tanggal 21 Desember 2018 DAPERSI telah disahkan menjadi Dana Pensiun Syariah, dan merupakan Dana Pensiun Syariah Pertama di Indonesia dari Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK), Proses konversi tersebut memakan waktu + sebelas bulan, diajukan ke OJK pada pertengahan Januari 2018 dan baru disahkan pada 21 Desember 2018.  Sedangkan dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang juga telah konversi menjadi DPLK Syariah adalah DPLK Muamalat, ini juga merupakan DPLK Syariah pertama di Indonesia.

Konversi ke Dana Pensiun Syariah tersebut didasari  oleh terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor: 33/POJK.05/2016 tanggal 22 September 2016, tentang Penyelenggaraan Program Pensiun Berdasarkan Prinsip Syariah, hal ini sebagai bentuk dukungan OJK terhadap perkembangan industri keuangan syariah nasional.

Dengan berubah menjadi Dana Pensiun Syariah, maka konsekuensinya segala hal yang terkait harus disesuaikan dengan Peraturan Dana Pensiun Syariah, seperti portofolio investasi, akad, rekening, instrumen investasi semua harus syariah juga harus adanya Dewan Pengawas Syariah.  Hal ini sudah dimulai DAPERSI dari sebelum proses konversi, dimana jauh sebelumnya telah ada himbauan PP Muhammadiyah, kepada seluruh Amal Usaha Muhammadiyah agar berinvestasi di Bank-Bank Syariah.

Pada saat ini selain DAPERSI Syariah dan DPLK Syariah Muamalat, Dana Pensiun Muhammadiyah (Yogyakarta) juga telah konversi menjadi Dana Pensiun Syariah dan telah disahkan oleh OJK pada Januari 2019, yang insya Allah akan disusul dan diikuti oleh enam Dana Pensiun Muhammadiyah & Dana Pensiun Anggota IDPII yang lain. Mudah-mudahan semua ini menjadi inspirasi dan penyemangat bagi Dana Pensiun Islam khususnya dan Dana Pensiun pada umumnya untuk konversi ke syariah, bukan hanya konversinya tetapi lebih kepada mencari barakah dan menghindari investasi yang berbau riba.

Pada saat ini marak berbagai program dengan label syariah, seperti Bank Syariah, Hotel Syariah, Rumah Sakit Syariah, Perumahan Syariah, Investasi Syariah, dan Syariah-Syariah yang lainnya.  Suatu hal yang menggembirakan bagi kita ummat Islam, mudah-mudahan dengan syariah tersebut bukan hanya menjadi label, tetapi benar menerapkan sistem syariah sesuai perintah Allah dan ajaran Rasulullah.  Berharap mencari ridha Allah dan menghindari larangannya, sehingga hidup lebih barakah baik dalam lingkungan yang paling kecil keluarga, masyarakat, lingkungan kerja bahkan Negara, bukan hanya mencari simpati muslim sebagai mayoritas di Indonesia.

Kami berharap dan berdo’a semoga Amal Usaha Muhammadiyah yang belum memiliki Program Pensiun dapat mendirikan Dana Pensiun, dan semoga Dana Pensiun dapat memberikan kontribusi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan bagi karyawan Amal Usaha Muhammadiyah dan Institusi Islam khususnya dan perusahaan/institusi lain pada umumnya.  (Zn.)

Tinggalkan Balasan